Monday, August 25, 2025

Why I Write About Wounds, Trauma, and Family


Hallo, selamat datang di ruang kecil saya di internet.

Nama saya MFA. Blog ini saya buat bukan karena saya merasa paling tahu tentang kehidupan, tapi justru karena saya sendiri masih belajar memahami banyak hal, tentang diri, keluarga, dan luka yang kadang kita sembunyikan rapat-rapat.

Saya percaya, setiap orang punya cerita. Ada cerita indah, ada juga cerita yang berat. Ada yang tumbuh di keluarga penuh kasih, ada juga yang belajar hidup dari luka dan trauma. Dan, jujur saja, topik seperti ini jarang sekali dibicarakan secara terbuka. Kita sering pura-pura baik-baik saja, padahal di dalam hati masih ada perasaan yang belum selesai.

Kenapa saya memilih tema ini?

Karena saya sering melihat, baik di sekitar saya, maupun dalam perjalanan hidup sendiri, bahwa banyak orang sebenarnya butuh ruang aman untuk sekadar mendengar dan didengar. Kadang, hanya dengan membaca cerita orang lain, kita bisa merasa "oh, ternyata aku tidak sendirian."

Blog ini tidak akan selalu berisi teori atau hal yang rumit. Saya ingin menulis dengan sederhana:

  • Catatan tentang mental health.
  • Kisah tentang keluarga, yang bisa jadi sumber kekuatan, tapi juga bisa meninggalkan luka.
  • Refleksi tentang trauma, bagaimana cara kita menerimanya, dan perlahan belajar untuk pulih.
Saya berharap tulisan-tulisan di sini bisa jadi teman kecil buat kamu yang mungkin sedang berproses. Entah kamu sedang berjuang dengan luka batin, konflik keluarga, atau sekadar mencari bacaan yang menenangkan. 

Kalau kamu membaca ini, terima kasih sudah mampir. Anggaplah blog ini seperti ruang tamu sederhana, tempat kita bisa duduk, ngobrol, dan saling menguatkan.

Mari berjalan pelan-pelan. Luka itu nyata, tapi pulih juga mungkin.❤

No comments:

Post a Comment

Tamparan Realitas di Ibu Kota

 Tentang Meja Makan dan Masa Kecil yang Dicuri Selama ini, aku pikir cerita tentang anak kecil yang harus mengais tempat sampah demi sesuap ...